Sekitar 2 tahun yang lalu saya pernah sedikit menulis tentang KRD (Kereta rel diesel) ekonomi yang kepanjangannya banyak dipelesetkan menjadi “Kereta Rakyat Djelata”. Ya, bukan tanpa sebab pelesetan tersebut dikarenakan moda transportasi massal yang berada di teritori PT.KAI DAOP 2 Bandung tersebut, kondisinya bisa dibilang sangat kurang layak dan memprihatinkan. Setiap gerbong yang sedang beroperasi sering kali penuh sesak berjejal oleh penumpang dan hilir mudik pedagang, keriuhannya sudah seperti di pasar kaget. Disertai kondisi kebersihan dan kenyamanan penumpang yang entah nomor sekian.
Tampilkan postingan dengan label kereta api. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kereta api. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 Desember 2013
KRD, kereta ekonomi yang mulai ramah
Sekitar 2 tahun yang lalu saya pernah sedikit menulis tentang KRD (Kereta rel diesel) ekonomi yang kepanjangannya banyak dipelesetkan menjadi “Kereta Rakyat Djelata”. Ya, bukan tanpa sebab pelesetan tersebut dikarenakan moda transportasi massal yang berada di teritori PT.KAI DAOP 2 Bandung tersebut, kondisinya bisa dibilang sangat kurang layak dan memprihatinkan. Setiap gerbong yang sedang beroperasi sering kali penuh sesak berjejal oleh penumpang dan hilir mudik pedagang, keriuhannya sudah seperti di pasar kaget. Disertai kondisi kebersihan dan kenyamanan penumpang yang entah nomor sekian.
Rabu, 27 Februari 2013
Jalur Klasik, Kereta api Bandoeng-Batavia
Entahlah sekarang
saya sedang suka mengulak-ngulik jalur kereta api dengan bantuan internet khususnya
yang berada di daerah operasi Bandung dan sekitarnya, walaupun entah kapan saya
bisa menjelajah seluruh jalur-jalur tersebut.
Beberapa waktu yang lalu saya sempat mencoba jalur Bandung - Purawakarta dengan menggunakan kereta api ekonomi Cibatuan yang rencananya akan dilanjutkan menuju Jakarta kota dengan kereta ekonomi Patas PWK (biasa disebut juga odong-odong). Walaupun sedikit sial karena kereta Cibatuan yang saya tumpangi mogok 1 jam lebih di Stasiun Bandung dan otomatis kereta patas ekonomi dari Purwakarta menuju Jakarta telah berangkat dan terpaksa melanjutkan perjalanan dengan bis. Jalur kereta tersebut bisa dikatakan jalur klasik peninggalan Belanda, walaupun mungkin sekarang orang lebih memilih berkereta menggunakan kereta Argo Parahyangan yang langsung menuju Jakarta (Stasiun Gambir) selain praktis juga nyaman walau ongkosnya jauh lebih mahal dibanding ngeteng 2 kali naik kereta via Purwakarta.
Beberapa waktu yang lalu saya sempat mencoba jalur Bandung - Purawakarta dengan menggunakan kereta api ekonomi Cibatuan yang rencananya akan dilanjutkan menuju Jakarta kota dengan kereta ekonomi Patas PWK (biasa disebut juga odong-odong). Walaupun sedikit sial karena kereta Cibatuan yang saya tumpangi mogok 1 jam lebih di Stasiun Bandung dan otomatis kereta patas ekonomi dari Purwakarta menuju Jakarta telah berangkat dan terpaksa melanjutkan perjalanan dengan bis. Jalur kereta tersebut bisa dikatakan jalur klasik peninggalan Belanda, walaupun mungkin sekarang orang lebih memilih berkereta menggunakan kereta Argo Parahyangan yang langsung menuju Jakarta (Stasiun Gambir) selain praktis juga nyaman walau ongkosnya jauh lebih mahal dibanding ngeteng 2 kali naik kereta via Purwakarta.
Jumat, 11 Januari 2013
Alternatif Murah Kereta Api Bandung - Jakarta
![]() |
| *Stasiun Kiaracondong Bandung |
Nah, mungkin teman-teman ada yang punya banyak waktu dan berminat nyobain berkereta murah Bandung-Jakarta via Purwakarta. Cekidot aja.
Kamis, 03 Januari 2013
Alternatif Hemat Kereta api dari Bandung Ke Malang
Dari sedikit pengalaman saya beberapa bulan yang lalu, saya mencoba untuk berbagi sedikit tips untuk teman-teman semua yang ingin berpergian/melancong/backpacker atau apapun itu namanya menuju kota Malang dari Bandung. Terlebih khususnya yang memilih menggunakan moda transportasi Kereta Api. Biasanya kereta api yang khusus untuk jurusan Bandung – Malang adalah kereta Malabar Ekspres. Tentunya kereta Malabar Ekspres dengan rute jarak jauhnya, memiliki harga tiket yang tidak murah, bahkan untuk kelas ekonomi sekalipun. Harga tiketnya seingat saya dimulai berkisar dari Rp.180.000. Mungkin harga tersebut cukup mahal untuk para pelancong yang ingin berpergian ke daerah Malang raya dan sekitarnya dengan hemat.
Untuk menyiasatinya, seperti judul tulisan ini, alternatif hemat. Langsung saja yuk teman-teman simak sedikit tips hematnya.
Selasa, 04 September 2012
KRD (Kereta Rakjat Djelata)
Karena akun para blogger di Multiply (Mp) bakal di gusur 1 Desember nanti, jadi sebelum lenyap saya pindahin sedikit-sedikit tulisan dari akun Mp (opakopik.mulitply.com) ke blog ini. Wilujeung!
Bandung, Minggu 24 Januari 2010
Minggu pagi yang cerah dengan matahari yang cukup hangat mengiringi langkah Derry dan Taufik. Entah apa yang mereka berdua lakukan menyusuri lintasan rel kereta api yang sudah tidak digunakan lagi. Mereka berdua mulai menyusuri rel kereta api yang sudah 'kadaluarsa' di bilangan Jalan Gatot Subroto sebelah kanan BSM (Bandung Super Mall). Lalu selanjutnya masuk ke jalan Turangga melewati pemukiman penduduk dan sungguh mereka tidak beruntung karena rel tersebut mentok di markas TNI. Tapi bongkahan-bongkahan sisa kereta api yang mulai berkarat terparkir membisu di antara rumput-rumput yang tinggi dan lapangan sepak bola.
Langganan:
Postingan (Atom)




