Siang itu, Cicadas benar-benar panas dan berdebu. Lalu-lalang kendaraan berseliweran di hadapan. Waktu itu saya sedang menunggu angkot berwarna merah jurusan Cicadas-Elang. Saya menunggu angkot merah itu di depan sebuah gedung bekas Matahari Departemen Store yang sekarang menjadi tempat penjualan pakaian bekas (Cimol). Di sebrang jalan saya berdiri terdapat sebuah bangunan yang dulu ada sebuah tiruan patung Liberti yang sekarang patungnya entah kemana, dipinggir bangunan bercat hijau tersebut terdapat sebuah tempat futsal yang dulu berfungsi sebagai bioskop "Misbar" (gerimis Bubar) yang sangat terkenal di Cicadas.